My New Work

Jujur aja, sebenernya udah lama banget pengen nulis ini. Balik lagi ke tahun 2015 tepatnya di bulan Oktober. Waktu itu gue lagi ngikutin acara jobfair di USM(Universitas Semarang). Waktu itu temen gue yang namanya Hasan yang ngajak.

Well, tahu sendiri gimana acara jobfair? Rameeee bangett. Gue apply ke beberapa perusahaan IT , Garuda Indonesia dan Indosat. Alhamdulillah dari Indosat dan Garuda Indonesia ngasih tanggepan.

3 hari setelah gue apply , gue ditawari interview di Garuda Indonesia. Yah niat ga niat sih waktu dan alhamdulillah gue lolos tahap 1. Tahap 1 waktu itu cuma wawancara ringan biasa, tes ngetik sama kaya psikotes gitu. Gue masih inget waktu itu lumayan banyak yang ndaftar dan alhamdulillah gue lolos tahap 1.

Lolos tahap 1 setiaknya gue uda punya pengalaman baru n temen baru. Beberapa hari setelah tahap 1 aku dapet SMS untuk mengikuti interview tahap 2. Di tahap 2 ini gue berhadapan langsung dengan seorang call center. Biasa lahd ditanya alasan kenapa kita masuk ke sini dan role play sebagai seorang agent call center. Jujur aja di tahap ini aku udah psimis banget takut kalo ga keterima. Dan anehnya aku lolos lagi 😀

Lolos tahap 1 dan tahap 2 aku masuk tahap SoftSkill nih. Yah udah lumayan enak lah kalo udah masuk tahap ini. Setidaknya gak lagi deg-degan kaya di tahap 1 dan 2. Di softskill ini gue dan temen2 gue diajari “How to be a good customer service”. Intinya kita diajari attitude, speaking, dan penampilannya gimana pada saat bekerja sebagai customer service.

Softskill ini cuma seminggu doang, dan ini juga masih belum selesai. 3 Minggu kemudian setelah tahap softskill kita masuk ke tahap hardskill. Di tahap hardskill ini kita diajari masalah teknis dari seorang customer service. Intinya ya kita diajari aplikasi aplikasi apa aja yang digunain pada saat bekerja, diajarin bagaimana cara membuat reservasi / booking, modifikasi reservasi, phone check-in, mengirim email ticket, ngecek status pembayaran dll masih banyak lah pokoknya. Hardskill ini adalah tahap final dari tahap-tahap sebelumnya , kalau kamu lolos tahap ini berarti kamu harus siap bekerja sebagai agen customer service.

Di tahap hardskill ini ada sekitar 20 orang yang ikut. Tahap hardskill ini bisa dikatakan tahap yang paling sulit. Bagi yang belum tahu kerjaan call center mulai sekarang stop, kalian gak bakal tahu gimana pusingnya kerja kayak gini. Di tahap ini kita diajari itung-itungan kalo membuat reservasi baru, mengubah reservasi, ngitung penalty dll intinya adalah hal-hal yang berhubungan dengan matematika dan logika. Yah di tahap 1 per satu dari 25 orang tersingkir. Bukan karena mereka yang gak layak tapi mereka yang mengundurkan diri satu per satu.

Akhirnya 1 bulan berlalu, dan ternyata 19 orang dari 25 orang akhirnya resmi bekerja sebagai seorang call center. Gak nyangka ya? 😀

Bersambung………………

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s